Sabtu, 07 September 2013 - 11:32:49 WIB
IKIP MATARAM GELAR WORKSHOP EMI TAHAP II
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Internal - Dibaca: 1642 kali

Di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Drs. H. Toho Cholik Mutohir, MA.,Ph.D. IKIP Mataram secara kontinu melakukan perubahan dan pembenahan sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Salah satunya adalah dengan menggelar Wokshop EMI (Evaluasi Mutu Internal) Tahap II pada tanggal 6-9 September 2013 bertempat di Ruang Sidang IKIP Mataram. Workshop menghadirkan dua orang nara sumber yaitu             Dr. Hamdan (Rektor Universitas Serang Raya) Provinsi Banten, dan Arvindo dari BPSDM Kemendikbud Republik Indonesia. Peserta workshop berasal dari semua unit kerja yang ada di Lingkungan IKIP Mataram yaitu Wakil Dekan Bidang Akademik, masing-masing Kaprodi dan Sekprodi.
Rektor IKIP Mataram pada saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa EMI sangat penting dalam rangka membawa IKIP Mataram menjadi LPTK yang bermutu. EMI merupakan instrumen evaluasi diri yang akan ditinjau secara berkala yang disesuaikan dengan kondisi internal berdasarkan data-data yang ada. Evaluasi internal merupakan prakondisi atau penyiapan diri sebelum di evaluasi secara eksternal oleh Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Peta mutu harus dipahami  dengan baik sebagai dasar dalam membangun IKIP Mataram menjadi LPTK yang semakin bermutu. Terlebih Regulasi pendidikan yang berlaku secara nasional pada saat ini menuntut perguruan tinggi khususnya LPTK harus bermutu, karena untuk menghasilkan guru yang bermutu maka lembaga pencetaknya juga harus bermutu. Untuk itu semua upaya berdasarkan prosedur yang ada harus dijalankan termasuk dengan menyelenggarakan workshop seperti sekarang ini. Hasil EMI selanjunya akan digunakan untuk reakreditasi sehingga nilai akreditasi yang ada saat ini dapat diperbaiki. Lebih lanjut Rektor mengungkapkan bahwa saat ini selain mengusahakan reakreditasi, IKIP Mataram juga sedang menyiapkan PPG (Pendidikan Profesi Guru) dan pembentukan program studi S1 dan S2 yang selama ini dibutuhkan oleh masyarakat NTB seperti S2 Pendidikan Olahraga dan Manajemen Pendidikan. Untuk S1, kami saat ini sedang menyiapkan pendirian prodi PAUD, Seni, dan Teknik. Kami mohon doa seluruh masyarakat NTB semoga usaha kami ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Sementara itu Dr. Hamdan pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa EMI ditujukan kepada peningkatan mutu diri sendiri. sebelum kita dinilai dan menilai orang lain, kita terlebih dahulu harus menilai diri kita sendiri. instrumen penilaian internal tersebut yang diatur dan disediakan dalam instrumen Evaluasi Mutu Internal (EMI).

Lebih lanjut Rektor Unsera banten ini mengungkapkan bahwa subtansi alat EMI Perguruan Tinggi disusun dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan yang dilengkapi dengan standar penelitian, standar pengabdian kepada masyarakat, dan standar kerjasama.

Selain mengacu pada Standar Nasional Pendidikan, substansi alat EMI Perguruan Tinggi juga mengacu pada instrumen akreditasi perguruan tinggi yang ditetapkan oleh BAN-PT.

Sementara itu Kepala Biro Humas IKIP Mataram Ismail Marzuki, MH. Saat diminta pendapatnya tentang pelaksanaan workshop EMI menyampaikan bahwa workshop, lokakarya, seminar, dan sejenisnya sudah menjadi tradisi akademik di IKIP Mataram. Tradisi akademik terus dibangun sehingga siapapun yang berada di IKIP Mataram merasakan atmosfir tersebut.

Beberapa waktu lalu kami juga telah melaksanakan FGD dengan mengundang Arif Antoto dari Ditnaga Dikti Kemendikbud RI  yang didatangkan sebagai nara sumber diskusi pengembangan LPTK dan PPG. Beberapa pakar pendidikan lainnya seperti Prof. Muhammad Nur dari Unesa Surabaya dan Prof. Abdul Azis dari UPI Bandung juga beberapa minggu lalu kami datangka ke IKIP Mataram sebagai nara sumber dalam diskusi dan workshop pengembangan IKIP Mataram ke depan.(@humas)




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)